Strategi Otentisitas dan Humanisasi Brand di TikTok

Pelatihan Digital Marketing Banyuwangi

Setelah memahami bahwa formalitas menghambat kesuksesan, langkah selanjutnya adalah menerapkan strategi yang secara aktif memanusiakan brand Anda. Otentisitas di TikTok bukanlah sesuatu yang bisa dipalsukan; ia harus menjadi filosofi konten inti yang diwujudkan dalam setiap unggahan. Berikut adalah lima strategi fundamental untuk membangun otentisitas yang kuat dan relatable:

1. Sajikan Konten Behind The Scene (BTS) Tanpa Filter

 

Strategi BTS adalah cara terbaik untuk menunjukkan proses alih-alih hanya hasil akhir. Namun, BTS di TikTok haruslah “benar-benar” di balik layar—jangan disempurnakan. Tunjukkan:

  • Proses Produksi yang Sulit: Perjuangan tim R&D mencari bahan baku, atau kesalahan kecil saat packing pesanan.

  • Kehidupan Kantor/Toko: Staff yang sedang istirahat, meeting yang kacau, atau cara unik tim merayakan pencapaian kecil.

  • Tantangan Logistik: Jujur tentang keterlambatan pengiriman atau kendala yang dihadapi (disajikan dengan humor atau solusi transparan).

Tujuan BTS adalah membangun empati. Ketika konsumen melihat upaya nyata di balik produk, mereka tidak hanya membeli barang, tetapi juga mendukung perjuangan dan kisah di dalamnya.

2. Merangkul Kesalahan Melalui Bloopers dan Self-Deprecation

 

Tidak ada yang lebih otentik daripada pengakuan bahwa Anda tidak sempurna. Bloopers (video gagal/lucu) dan humor self-deprecation (menertawakan diri sendiri atau kelemahan kecil brand) adalah konten bernilai tinggi di TikTok.

Jika Anda menjual produk, jangan takut membuat parodi tentang pain point pelanggan. Jika Anda salah dalam video tutorial, unggah bloopers-nya. Konten yang menunjukkan bahwa brand Anda bisa melakukan kesalahan dan menertawakannya akan terasa jauh lebih dekat dan akrab dibandingkan brand yang selalu tampil tanpa cela. Ini menunjukkan kerendahan hati dan kejujuran.

3. Jadikan Interaksi sebagai Konten: Gunakan Fitur Reply with Video

 

Interaksi di TikTok tidak berhenti pada membalas komentar. Platform ini menyediakan fitur Reply with Video, yang merupakan alat paling ampuh untuk otentisitas.

  • Tanggapi Pertanyaan Umum: Jika ada pertanyaan berulang tentang cara penggunaan produk atau spesifikasi, jangan hanya mengetik balasan, tetapi rekam video penjelasan singkat.

  • Mengatasi Keluhan: Jika ada komplain yang viral atau kritik yang membangun, tanggapi dengan video yang menunjukkan penyesalan (jika perlu) atau langkah perbaikan yang sudah dilakukan. Ini adalah transparansi yang paling dihargai.

  • Merayakan Testimoni: Rayakan komentar positif dari pelanggan dengan video ucapan terima kasih yang spesifik dan personal.

Strategi ini membuat setiap anggota audiens merasa didengarkan dan dilihat, mengubah interaksi satu arah menjadi percakapan real-time.

4. Beri Wajah pada Logo: Perkenalkan Tim Internal

 

Konsumen ingin terhubung dengan orang, bukan entitas perusahaan. Memperkenalkan tim, mulai dari CEO, packer, hingga petugas admin, akan secara drastis memanusiakan brand Anda.

  • Format Perkenalan: Gunakan tren lagu atau transisi cepat untuk memperkenalkan setiap anggota tim beserta peran dan hobi unik mereka.

  • Ambil Sudut Pandang Karyawan: Buat video dari sudut pandang karyawan (misalnya, “My Day as a TikTok Manager“) yang menampilkan pekerjaan sehari-hari dengan nada jujur.

Hal ini membangun loyalitas dan memungkinkan audiens untuk mengasosiasikan produk dengan individu yang mereka sukai di platform tersebut.

5. Bicara Bahasa TikTok: Adopsi Tren Verbal dan Visual

 

Otentisitas juga berarti berbicara dalam bahasa asli platform. Jika bahasa TikTok adalah bahasa gaul, slang, dan cara bicara yang cepat, maka brand Anda harus beradaptasi.

  • Gunakan Slang yang Tepat: Hindari bahasa korporat yang kaku. Gunakan bahasa yang relevan dengan target audiens tanpa terkesan memaksakan diri.

  • Memahami Referensi Budaya: Ikuti challenge atau meme yang sedang viral (jika relevan).

  • Visual Low-Fi: Jangan khawatir tentang kualitas video setara film bioskop. Video yang direkam seadanya dengan ponsel, minim editing, tetapi memiliki story yang kuat, seringkali lebih otentik dan lebih mudah viral.

Baca Juga

Pelatihan Digital Marketing Banyuwangi

Otentisitas di TikTok bukan hanya tentang menjadi “diri sendiri,” tetapi tentang menjadi versi diri sendiri yang relatable, transparan, dan berani tampil tidak sempurna di depan kamera.

M Lutfi Nur Fauzi S.Kom

Jl Kapten Waroka No 08 Tukangkayu Banyuwangi Jawa Timur

Kulino House / Kulino Tea Bar & Co

Kedayweb IT & Multimedia

muhlutfinurfauzi@gmail.com

Copyright © 2026Kedayweb.Com