Membangun Company Page yang Berkonversi: Optimasi SEO dan Desain yang Menarik Follower
Membangun Company Page yang sukses memerlukan pendekatan strategis yang menggabungkan prinsip Search Engine Optimization (SEO) dengan desain visual yang memikat. Tujuannya adalah ganda: memastikan halaman mudah ditemukan oleh profesional yang mencari layanan Anda dan mengubah pengunjung menjadi pengikut setia, atau bahkan lead yang berharga.
Strategi 1: Dominasi SEO LinkedIn dan Google
Optimasi SEO di LinkedIn tidak hanya memengaruhi peringkat di dalam platform, tetapi juga di Google, karena halaman LinkedIn sering muncul tinggi dalam hasil pencarian organik.
-
Penyisipan Kata Kunci Strategis: Kata kunci utama Anda (misalnya, “Jasa Konsultan TI B2B,” “Pengembang Aplikasi Mobile”) harus diletakkan di tempat-tempat berikut:
-
Nama Halaman: Walaupun sulit diubah setelah dibuat, pastikan nama merek jelas.
-
Tagline (Slogan): Gunakan satu kalimat deskriptif yang menyertakan kata kunci.
-
Bagian Deskripsi Perusahaan (About Us): Bagian ini harus kaya akan variasi kata kunci yang relevan, menjelaskan solusi dan industri yang Anda layani dalam paragraf pembuka.
-
-
URL Khusus (Custom URL): Pastikan URL halaman Anda bersih dan mencerminkan nama merek Anda (misalnya,
linkedin.com/company/namaperusahaan-anda). -
Kategori dan Lokasi: Isi semua detail informasi (ukuran perusahaan, industri, lokasi) secara akurat. Informasi ini membantu LinkedIn mengategorikan dan merekomendasikan halaman Anda kepada pengguna yang tepat.
Strategi 2: Desain Visual yang Memicu Kepercayaan
Aspek visual adalah faktor utama dalam menarik pengikut dan membangun kredibilitas. Dalam konteks B2B, desain harus memancarkan profesionalisme dan otoritas.
-
Logo dan Ikon: Gunakan logo beresolusi tinggi yang identik dengan brand Anda.
-
Gambar Sampul (Cover Image) yang Berbicara: Gunakan ruang banner ini secara maksimal. Alih-alih hanya logo besar, gunakan gambar yang mengomunikasikan nilai inti, misi perusahaan, atau Call to Action (CTA) spesifik (misalnya, “Lihat Studi Kasus Terbaru Kami”). Pastikan desainnya responsif untuk tampilan mobile.
-
Konsistensi Konten Visual: Pastikan semua gambar, karosel, dan thumbnail video yang Anda posting mengikuti panduan visual merek Anda (palet warna, font), menciptakan pengalaman scrolling yang rapi dan profesional.
Strategi 3: Konten Magnet dan Interaksi
Konten adalah mesin yang mendorong konversi.
-
Prioritaskan Nilai, Bukan Penjualan: Postingan harus didominasi oleh konten yang mendidik (insight industri, tren, tips), menginspirasi (thought leadership), atau berinteraksi (polling, pertanyaan terbuka).
-
Waktu Posting Konsisten: Tentukan jadwal posting yang optimal untuk audiens Anda. Konsistensi memberi sinyal kepada algoritma LinkedIn bahwa Anda adalah sumber yang andal.
-
CTA yang Jelas: Setiap konten harus memiliki tujuan. Akhiri postingan dengan CTA yang jelas, seperti “Klik link di bio untuk unduh Whitepaper ini” atau “Bagaimana pendapat Anda tentang tren ini?”
-
Dorong Karyawan untuk Berpartisipasi: Company Page akan lebih berhasil jika didukung oleh jaringan karyawan. Dorong karyawan untuk membagikan, menyukai, dan berkomentar pada postingan perusahaan untuk meningkatkan jangkauan organik secara eksponensial.
Baca Juga
Strategi Real-Time Bidding (RTB) yang Efektif
Strategi...
Apa Itu Real-Time Bidding (RTB)
Apa Itu...
Strategi Real-Time Marketing di X (Twitter)
Strategi...
Dengan mengintegrasikan SEO yang cerdas dan desain yang profesional, Company Page Anda bertransformasi dari sekadar kehadiran menjadi aset pemasaran digital yang berkonversi tinggi.
